K O N D I S I K A N L A H

Posted by: Admin
Category: Life Oracle
by Fiona Wang
Suka ataupun tidak, manusia sangat dipengaruhi oleh lingkungan tempat ia berada. Untuk itu sangat perlu bagi setiap orang berupaya memanage keadaan lingkungan yang masih dalam jangkauan kendalinya atau pengaruhnya sehingga dapat sekondusif mungkin mendukung pertumbuhan fisik, mental, emosi dan spiritualnya.
Pakar DNA, Kazuo Murakami mengatakan bahwa untuk mengaktifkan DNA yang baik nomor satu adalah mengubah drastis lingkungan tempat berada sekarang karena lingkungan dan pola pikir adalah kunci terpenting untuk mengendalikan DNA, dalam hal ini meng ON kan DNA baik dan meng OFF kan DNA buruk. Beliau sangat menenkankan pada faktor lingkungan agar seseorang dapat berubah menjadi lebih baik dan membangkitkan potensi-potensi yang tidur.
Pengkondisian sebelum sampai ke lingkungan luar diri tentunya dimulai dari pengkondisian dalam diri. Saya jadi teringat akan nasihat yang selalu saya berikan dalam konseling kepada para klien untuk menjaga kondisi diri supaya dapat berproses semakin baik dan cepat untuk dapat keluar dari lembah emosinya, khususnya untuk klien yang stress, depresi dan sejenisnya. Ada pemicu-pemicu tertentu yang perlu dikondisikan secara sadar untuk dihindari.
Menurut National Wellness Institute, Trigger yang perlu dihindari ini disingkat HALT.
H – Hungry, Bagaimana kondisi emosi Anda ketika lapar? untuk itu perlu dikondisikan agar dalam proses pemulihan (dan sehari-hari, untuj setiap orang) tidak berada dalam keadaan terlalu lapar, seringkali sumbu seseorang memendek krn tidak bisa menahan lapar.
A – Angry / Anxious, Emosi yang sudah ditata dapat runtuh berantakan lagi ketika marah. Jauhi hal-hal yang dapat memicu kemarahan dan kegelisahan.
L – Lonely, ketika Merasa kesepian, level energi seseorang menurun sehingga lebih mudah meluncur ke zona Force dengan emosi-emosi low vibration. ada kata Merasa di sini, artinya sangat Internal Perseption, seseorang bisa saja merasa kesepian di tempat yang ramai dan untuk sebagian orang, fine fine saja hidup sendirian.
T – Tired, Mind Body Connection. Tubuh yang lelah akan mempengaruhi Pikiran dan Emosi untuk merasa tidak berdaya. Seseorang akan lebih mudah merasa tertekan ketika merasa lelah.
Konon kebijakan terdalam adalah “Ketika lapar, makanlah, ketika lelah, istirahatlah.” Hindari saja ke empat trigger di atas tentu akan meningkatkan well-being, rasa baik, oke, sehat dan hepi.
So, di kondisi seperti apa, anda akan menempatkan diri Anda hari ini? All the best to you my friends, selamat bermain di zona non-HALT. FW131118

#IntegraInstitute

#FionaWang
Author: Admin

Leave a Reply