Ketika Sabotase Berhenti

Posted by: Admin
Category: Life Oracle

By: Fiona Wang

Pernah ga ngebayangin ada satu bagian dari dirimu yang suka ‘ngerjain’ kamu? Seolah-olah ia menyabotase kesempatan-kesempatan yang datang, membuatmu kehilangan hubungan baik, uang, kesehatan dan entah apa lagi? Pernah? Tidak heran karena ada salah satu arketipe penghuni bawah sadar yang bernama The Saboteur selain The Child, the Prostitute, dan the Victim yang telah dibahas di artikel-artikel sebelumnya. Pola dasar yang satu ini kerjanya memang tukang nyabot. Arketipe ini terhubung dengan ketakutan untuk survive di dunia nyata, membuat kita ragu akan banyak hal seperti tidak bisa diterima lingkungan social, menemukan pekerjaan yang tepat atau memiliki hubungan impian.

Si Sabotase ini paling takut dengan perubahan, itu sebabnya. Apalagi jika perubahan ini akan merubah keseluruhan realitas Anda. Di sisi shadow yang gelap, si sabotase dapat menghalau pergi orang dan peluang yang membuat kita bahagia. Ia jago banget mengarang cerita dramatis yang sekalipun ga benar tapi bisa membuatmu jadi meragukan instingmu, lalu memaksamu untuk menunda mimpi-mimpimu karena takut Anda tidak cukup baik atau akan gagal.

Termasuk ketika dekat dengan orang-orang, si sabotase dapat menarik tanpa sadar situasi-situasi yang menimbulkan konflik dan penderitaan, dan membuatmu merasa kecewa, hopeless ataupun kesepian. Biasanya ia juga akan menghakimi, mengkritik dan membuatmu down, termasuk membuatmu merasa tidak layak dan tidak pantas mendapatkan sesuatu yang baik. Meskipun tampaknya apa yang dilakukan kok ‘jahat’ bener, sebenarnya sama dengan arketipe yang lain, ia hanya berusaha melindungimu dari penderitaan yang tanpa ia sadari malah membuatmu menderita lebih dalam. Kok bisa begitu? Mungkin sebuah pengalaman masa lalu telah ‘mengajari’nya demikian dan ia hanya melindungimu agar tidak kejadian lagi saja.

Menurut Inna Segal, ketika menghadapi arketipe ini dan memahami betapa ia hanya sedang melindungi Anda, Anda mulai bisa membangun hubungan yang sehat dengannya. Dan ketika Anda berteman dengan the Saboteur ini, Anda akan dapat mengenali dengan sangat sadar taktik sabotasenya dan dapat meminimalkannya. Ini akan memberikan kita kesempatan untuk membuat perubahan, menjadi lebih berani, kreatif dan mau mencoba tanpa mengorbankan tanggung jawab pribadi. Intuisi dan kemampuan untuk mendengarkan kebijakan hati juga dapat meningkat, dan kita mampu menyadari perbedaan antara ketakutan, semangat, keinginan, dan insting yang benar.

Berikut saya sharingkan 3 langkah tips dari Finerminds Mindvalley bagaimana membawa the shadow arketipe ini ke sisi the Light:
1) Amati perilaku Anda ketika sedang mensabotase diri, catat dan kalo perlu buat self-sabotage journal. Gambarkan settingnya seperti apa, keadaannya, hasil akhirnya apa yang terjadi, apakah ada kata-kata peringatan, hindari terlalu menganalisa berlebihan. Pada akhirnya, Anda akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang motif Anda dalam situasi tertentu. Melalui kekuatan pengamatan, Anda mampu melihatnya dari perspektif lebih tinggi, yang akan mengarah pada perubahan perilaku positif.
2) Bayangkan kesuksesan Anda, Rasakan berhasil. Perlu diingat bahwa kesuksesan bukanlah hitam atau putih tapi suatu proses. Apa yang Anda lihat, dengar dan rasakan ketika berhasil mencapai yang Anda inginkan? Bangun kebiasaan untuk membayangkan apa arti kesuksesan bagi Anda, dan yang terpenting ingatlah bagaimana rasanya untuk mencapainya. Salah satu bahan utama yang akan membawa Anda lebih dekat ke sukses atau memberi makan perilaku sabotase diri adalah emosi Anda. Pantau mereka bersama dengan pikiran Anda.
3) Lupakan tentang ide kesempurnaan, dan kembangkan hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri. Ketika Anda memvisualisasikan kesuksesan, apakah Anda masih berpikir bahwa kesuksesan sama dengan kesempurnaan? Jika iya, inilah saatnya untuk menyadari bahwa kesempurnaan adalah realitas palsu, kemampuan menghargai kemajuan yang akan menghindari sabotase diri. Kalau saya ingin tulisan saya sempurna, saya tidak akan pernah belajar menulis.

Jika ketakutan yang ada dapat dilampaui, si Sabotase ini dapat membantu Anda untuk menjadi lebih tangguh dan berani. Semakin Anda bisa tetap sadar tentang pola pola dasar atau arketipe yang mempengaruhi perilaku Anda, semakin mungkin pilihan dan pelajaran Anda menjadi positif. Ia bahkan dapat membantu Anda mengenali kesempatan-kesempatan indah yang datang, ,membuat pilihan, membantu Anda mampu mengatasi ketakutan, menerima diri, memaafkan, dan self-love. Lalu ketika Sabotase berhenti, si tukang sabotase dapat berganti peran menjadi…. Anda mau kasi nama apa dia? FW291118

#SelfLove
#SelfHealing
#EssentialHealingTechniques
#TranspersonalSelfMastery
#IntegraInsitute
#TheSecretOfLifeWellness
#UnderstandAndWorkWithYourMajorArchetypes
#InspiredByInnaSegal

Author: Admin

Leave a Reply