MEMPERKUAT INTUISI, ASAHLAH.

Posted by: Admin
Category: Life Oracle

By Fiona Wang

Kata intuisi berasal dari Bahasa latin ‘intueri’ yang berarti ‘melihat ke dalam’ atau berkontemplasi. Menurut Mona Liza Schulz dalam bukunya Awakening Intuition, Intuisi adalah bentuk internal dari persepsi akan segala hal yang tidak secara langsung berada dihadapan kita di dunia ini. Intuisi adalah satu penglihatan dari dalam, dapat berbentuk sesuatu yang didengar, sensasi tubuh maupun emosi yang muncul.

Bukankah kita sering ragu, benarkah ini intuisi atau hanya sekedar pikiran saya saja? Nah, perbedaan antara Intuisi dan pikiran biasa ‘regular thoughts’ terletak pada kualitas dari informasi yang kita terima. Pikiran datang dan pergi sementara intuisi adalah perasaan yang persisten. Pikiran dapat berubah, intuisi lebih mendalam, suatu inner knowing. Pikiran umumnya berdasarkan pemikiran linear, intuisi sifatnya spontan dan natural. Pikiran cepat berlalu namun intuisi kadang disertai dengan sensasi tubuh bahkan kejadian yang tidak dapat dijelaskan.

Berbicara tentang intuisi, saya sendiri teringat dengan beberapa kejadian yang pernah saya alami. Biasanya kejadian yang ditindaklanjuti karena intuisi, membawa pada hasil yang mengejutkan. Teman-teman yang pernah membaca tulisan saya sekitar 2 tahun lalu mungkin masih ingat kejadian dimana berkat intuisi, saya mendapat vision dan tahu bahwa ada orang yang tidak dikenal yang dimasukkan ke dalam rumah, dan ngumpet di kamar asisten RT saya. Semua ini tidak akan ketahuan jika bukan intuisi yang berbicara.

Contoh lain tanda intuisi yang berasal dari dalam adalah Mimpi yang berulang. Tanda-tanda intuisi yang kita dapat dari sekitar seperti warna, tanda-tanda yang terus berulang baik dilihat maupun didengar, kebetulan-kebetulan yang terlalu kebetulan, misalnya kejadian yang sama yang terjadi lagi dan lagi. Lalu apa manfaat dari mengenali intuisi? Kita dapat mendengarkan tubuh kita dengan lebih baik karena tubuh kita sebenarnya selalu mengirimkan sinyal melalui somatic sensation yang kita rasakan, entah itu pegel-pegel di leher, kaki yang kram dan lain-lain. Semuanya adalah tanda-tanda bahwa ada sesuatu yang perlu dibereskan, entah di tataran tubuh fisik, emosi, mental maupun spiritual. Bahkan ada lho metode intuitive untuk mendiagnosis penyakit.

Ada banyak cara untuk mulai belajar terhubung dengan intuisi Anda. Sering kali pertanyaan yang muncul adalah, “apakah semua orang bisa? Atau butuh bakat khusus?” Jawabannya adalah semua orang bisa, hanya memang ada orang-orang yang sepertinya memiliki bakat khusus sehingga dapat mengeksplor lebih jauh dan menguasainya dengan lebih cepat. Sama seperti menyanyi, semua orang bisa menyanyi namun ada yang dikaruniai suara yang lebih merdu. Namun dengan rajin belajar dan berlatih teknik menyanyi yang benar, tentu kualitas menyanyi semua orang dapat meningkat.

Pertanyaan lain yang muncul biasanya adalah,”apakah butuh persyaratan khusus?” Bukan persyaratan khusus namun langkah pertama adalah Release Resistance. Orang yang tidak percaya , sudah pasti akan sulit mengalaminya, apalagi orang yang menolak mengakui keberadaannya. Ketika Anda memutuskan untuk belajar mendengarkan intuisi, namun masih ada keraguan, ataupun ketakutan, Anda dapat melakukan latihan berikut (Credit to Inna Segal):

Bisa sambil berdiri atau duduk, Tarik nafas yang dalam. Sadari apa yang Anda rasakan ketika berpikir tentang mendengarkan intuisi. Rasa apa yang muncul? Apakah Anda merasa terbuka untuk menerima panduan intuisi atau ada perasaan menolak, ragu atau takut? Jika masih ada perasaan menolak, bayangkan Anda memegang vacuum cleaner di tangan Anda. Taruh vacuum cleaner di bagian di mana Anda merasa resisten, dan bayangkan vacuum cleaner tersebut menyedot keluar semua ketegangan, rasa takut, dan konflik keluar dari tubuh Anda. Tetap bernafas dengan perlahan dan dalam ketika mengikhlaskan pergi semua perasaan berat dan beban di tubuh. Latihan ini dapat disertai doa sesuai dengan keyakinan Anda masing-masing, agar beban diangkat, dilindungi, dan dapat terhubung dengan kebijakan intuisi.

Walaupun awalnya ragu, ‘oh saya tidak pernah tuh punya intuisi apa-apa’, pada saat mulai masuk ternyata pelan-pelan bisa, so confident saja. Pada saat intuitive coaching juga demikian, awalnya skeptic tapi selama sesi coaching dapat mengintepretasikan dan melihat benang merah dari tanda kartu dengan baik dan di akhir sesi mendapatkan insight yang luar biasa. Just take your first step, mulai dari me-release resistance bagi yang masih ragu. Selamat berlatih kawan, have fun yaaa…. FW191118

#IntuitiveCoaching

#CoachingWithSMILE

#WellnessCoaching

#IntegraInsitute

#ReleaseResistance

#TheSecretOfLifeWellness

#InspiredByInnaSegal

#HowToStrengthenYourIntuition

 

Author: Admin

Leave a Reply