Memangkas Trauma Pasca Melahirkan Dengan Jurus Self Hypnosis.

Posted by: Admin
Category: Uncategorized

Melahirkan! Sesuatu yang sangat menegangkan sekaligus menggembirakan. Mengapa? Itu adalah pertanda sekaligus penanda akan kelahiran seorang momongan yang sangat diidam-idamkan oleh orang tuanya. Bisa jadi juga realisasi harapan dari kakek dan neneknya yang memang sudah tidak sabar lagi untuk menimang seorang cucu. Terlebih bagi pasangan yang baru menikah. Ini lebih dari sekedar kado pernikahan yang istimewa. Namun ini benar-benar rezeki dan anugrah dari Tuhan yang sangat luar biasa.

Namun, manisnya kabar dibalik peristiwa melahirkan ternyata dapat berbuah pahit dan masam juga. Mengapa? Kita tahu jika wanita telah mempertaruhkan jiwa dan raganya ketika proses persalinan terjadi. Kenyatannya beberapa ibu meninggal dalam proses persalinan. Beberapa lainnya juga mengalami banyak tantangan yang cukup membuat senam jantung ketika melahirkan. Baik bagi sang ibu sendiri, keluarga atau sodar-sodaranya dan orang lain.

Salah satunya adalah Oprasi CAESAR atau yang populer disebut SESAR. Ketika posisi jabang bayi sungsang (tidak normal), ketika sang ibunda kehabisan tenaga, ketika segala daya yang dilakukan belum berbuah manis, sudah berhari-hari namun bayi tak kunjung bergairah untuk keluar atau tetap saja belum berhasil meskipun sudah dipacu, padahal kondisi fisik dan kejiwaan bunda semakin melemah.

Apa kemungkinan terburuknya? Hal itu sangat dekat dengan kematian. Meskipun hidup dan mati seseorang adalah rahasia Tuhan, namun dari tanda-tanda fisik pun kita dapat menyaksikannya. Pada saat genting seperti inilah biasanya medis menganjurkan keluarga yang bersangkutan untuk melakukan operasi sesar.

Bagaimana efeknya? Ada yang berhasil dengan mulus tanpa rintangan apa-apa. Ada juga yang menyelipkan duka dan nestapa. Sebagai contohnya seorang ibu yang mengalami pendarahan hebat setelah oprasi sesar selesai. Bahkan HB darahnya tinggal 2. Tentu sangat membahayakan. Katanya sang ibu seakan berada diantara sadar dan tidak sadar. Pandangannya putih, kabur dan akhirnya hilang. Ternyata yang bersangkutan pingsan.

Jadi apakah Hypnosis dapat digunakan untuk mengatasi trauma oprasi sesar ini? tentu saja. Bahkan ada banyak metode yang dapat digunakan. Salah satunya adalah dengan Self Hypnosis. Dan menariknya, kita akan melihat salah satu strukturnya pada artikel ini sekarang.

Self Hypnosis untuk Memangkas Trauma Pasca Melahirkan (Sesar) :

  • Memilih tempat

Pilih tempat yang tenang dan nyaman kemudian duduklah atau berbaring terlentang.

  • Memejamkan mata

Pejamkan mata agar kita dapat lebih mudah berkonsentrasi dan fokus.

  • Mengatur pernafasan

Aturlah nafas kita dengan bebas sehingga kita menjadi semakin santai, nyaman dan rilek.

  • Merilekskan tubuh & pikiran

Bayangkan dan rasakan bahwa semakin lama tubuh kita dari kepala sampai ujung kaki menjadi semakin santai, rileks dan beristirahat sangat nyaman.

  • Memangkas trauma

Bayangkan suatu potret trauma pada waktu oprasi sesar dengan jelas. Lengkap dengan suara dan perasaan yang muncul. Sekarang jadilah sutradra dalam pikiran kita sendiri. Ubah proses oprasi sesar tersebut menjadi lebih baik, santai dan nyaman. Kita dapat membayangkan jika oprasi berjalan dengan santai, nyaman dan hasilnya memuaskan.

  • Melakukan terminasi

Sebelum mengakhiri proses Self Hypnosis, berikan sugesti terminasi. Salah satu contohnya adalah, “Sebentar lagi saya akan bangun dalam kondisi yang sangat santai, nyaman, senang, bahagia dan rilek pada hitungan ke-10”.

  • Membuka mata kembali

Buka mata pada hitungan kesepuluh dan rasakan jika kita semakin santai, nyaman, senang, bahagia dan rileks sekarang.

Jika trauma masih bersarang dan belum berkurang atau hilang, ulangi tahapan ini setiap hari. Minimal satu kali setiap harinya. Lihatlah dan rasakan sendiri bagaimana trauma dari oprasi sesar ini perlahan-lahan terpangkas sampai akar-akarnya. Apa syaratnya? Niat, sungguh-sungguh dan disiplin dalam melakukan Self Hypnosis ini.

013/H

Author: Admin