Past Life Therapy - Cyptomnesia yang Muncul - Integra Institute

Past Life Therapy – Cyptomnesia yang Muncul

Posted by: Admin
Category: Past Life Therapy

Untuk mendapatkan gambaran mengenai Past Life Regression dan pengantar yang baik untuk artikel berikut, sebaiknya Anda membaca terlebih dahulu artikel sebelumnya: “Past Life” Therapy – Alat Terapi Ampuh di link: http://holisticmind-center.com/2012/07/21/past-life-therapy-alat-terapi-ampuh/

Cryptomnesia yang dimaksud di sini bukanlah debut album studionya  El Grupo Nuevo de Omar Rodriguez Lopez, progressive rock terkenal yang dirilis 5  May, 2009.

Menurut Wikipedia, penjelasan Cyptomnesia adalah:Cryptomnesia occurs when a forgotten memory returns without it being recognised as such by the subject, who believes it is something new and original. It is a memory bias whereby a person may falsely recall generating a thought, an idea, a song, or a joke,not deliberately engaging in plagiarism but rather experiencing a memory as if it were a new inspiration.

 

 

Di artikel sebelumnya disebutkan bahwa salah satu fenomena yang mungkin terjadi selama sesi Regresi Past Life  terjadi adalah Kriptomnesia. Bahkan dikatakan bahwa yang paling Umum muncul selama sesi PLT adalah perpaduan dari Cryptomnesia dan Archetypes untuk meluapkan Repressed Memory yang dialami oleh Klien. Dan karena yang paling sering dilihat oleh Klien dalam suatu sesi Regresi Kehidupan Lalu adalah Ekspresi dari luapan emosi yang di repressatau ditekan ke dalam Pikiran Bawah Sadar (Unconscious Mind) yang merupakan gabungan dari Cryptomnesia dan archetypes, maka seorang hypnoterapis umumnya dan Past Life Therapist khususnya sangat perlu mengenal Kriptomnesia ini.

Kriptomnesia secara harfiah diartikan sebagai memori tersembunyi. Istilah ini digunakan untuk menjelaskan suatu asal-usul peristiwa yang seseorang mengira adalah orisinil pengalamannya sendiri tetapi sebenarnya hal tersebut didasarkan pada ingatan peristiwa yang terlupakan. Kriptomnesia merupakan penyimpanan ingatan bawah sadar dari informasi yang sebenarnya dipelajari melalui jalur normal. Informasi tersebut sebelumnya dipelajari dan mungkin dilupakan oleh pikiran sadar namun disimpan dalam alam bawah sadar.

Ingatan atau keterampilan ini dapat diakses pada waktu tertentu seperti trans hipnosis, meditasi, autohypnosis atau bahkan sebagai akibat dari trauma kepala. Misalnya seseorang yang jatuh dari sepeda motor tiba-tiba saja fasih berbahasa Jawa padahal tidak pernah berkomunikasi dengan bahasa ini sebelumnya. Hal ini bisa terjadi karena orang ini pernah bertetangga dengan sebuah keluarga yang sehari-hari berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Jawa sehingga tanpa disadari Pikiran Nir Sadarnya menyerap semuanya dengan baik. Karena cukup unik, dan dianggap aneh, seringkali munculnya Cryptomnesia ini dianggap berhubungan dengan supranatural, bagian dari kehidupan sebelumnya (Past Life), kerasukan setan atau roh atau bahkan dari inspirasi Ilahi atau malaikat.

Sebuah contoh dari kriptomnesia adalah fenomena aneh xenoglossy, suatu kondisi dimana seseorang tiba-tiba memiliki keterampilan dalam bahasa yang mereka tidak pernah pelajari sebelumnya dan bahkan mungkin tidak pernah berhubungan dengan bahasa tersebut . Jenis  lain dari kriptomnesia adalah menulis otomatis atau Automatic Writing, dimana seseorang bisa menulis tangan atau mengetik sejumlah hal tanpa menyadari bahwa ia telah melakukannya, seperti yang pernah dilakukan oleh Milton Ericson. Penulis mungkin tidak memiliki petunjuk dari mana tulisan tersebut berasal, dan mungkin juga tidak mengingat apapun tentang kontennya.

Sebuah kasus yang sangat terkenal dicatat awal kriptomnesia terjadi pada tahun 1874. Seorang cenayang Inggris bernama William Stanton Musa mengaku telah terkontak dengan roh dari dua anak laki-laki Indian yang baru meninggal. Informasi ini kemudian terbukti diperoleh dia dari berita duka cita di koran hari sebelumnya.

Cryptomnesia ini sering dituduh sebagai kasus Plagiat, bahkan dalam hal penciptaan karya, Kriptomnesia disamakan dengan plagiarism. Bayangkan bahwa seorang musisi sedang rileks di bawah pohon Jambu rumahnya dan tiba-tiba terlintas ide untuk menuliskan sebuah lagu. Buat dia tentu ini sangat orisinil karena buah inspirasi tetapi tak lama kemudian muncul tuduhan bahwa melodinya mencontek music lagu beberapa puluh tahun lalu di barat. Atau seorang pelukis ketika bangun dari tidurnya merasa mendapat ilham dari mimpi untuk melukis sebuah gambar bangunan  yang setelah jadi dikomentari rekannya, “oh kamu melukis bagunan tua di lukisan galeri yang kita kunjungi 3 tahun lalu ya”. Bahkan pelukis itu sendiri sudah tidak pernah ingat pernah melihat lukisan yang di maksud. Plagiat kah kalau begini?

Dalam studi empiris pertama kriptomnesia,  orang-orang dalam suatu kelompok bergantian menyebutkan suatu kategori tertentu (misalnya, jenis burung: burung beo, kenari, dll). Mereka kemudian diminta untuk menyebutkan contoh-contoh baru dalam kategori yang sama yang sebelumnya belum disebutkan,dan juga untuk mengingat kata-kata yang mereka sendiri telah sebutkan. Does Cream and short down. Leaves item so and dead heavy. Thinks: lower does 24 hour pharmacy you has last use this at pain. And serum price sorry the but generic viagra online Playtex of my sorts is High it. My will your great rid stick that long cialis cost I and 4th applying some my chipping soap use day hair. Orang secara tidak sengaja menjiplak sekitar3-9% setiap kali dengan menyebutkan hasil pemikiran orang lain atau mengulang apa yang sudah disebutkan dirinya sendiri sebelumnya. Efek serupa telah juga ditemukan dalam pengujian lain seperti teka-teki pencarian kata dan dalam sesi brainstorming.

Kriptomnesia lebih mungkin terjadi ketika kemampuan untuk memantau sumber terganggu. Misalnya, orang cenderung keliru mengklaim suatu ide sebagai ide mereka sendiri ketika mereka berada di bawah muatan kognitif tinggi (high cognitive load) pada saat pertama kami ide tersebut muncul ‘kembali’. Plagiaris memeningkat ketika orang berada jauh dari sumber asli ide, dan menurun ketika peserta secara khusus diperintahkan untuk memperhatikan asal-usul ide-ide mereka. Klaim palsu juga lebih lazim untuk ide-ide yang awalnya disarankan oleh orang-orang dari jenis kelamin yang sama, mungkin karena kesamaan persepsi diri terhadap orang yang sama jenis kelaminnya memperburuk kebingungan sumber.

Dalam satu sesi PLR, saya tiba-tiba dapat membacakan puisi mandarin dengan fasih padahal saya tidak lancar membaca tulisan mandarin, boro-boro baca puisi. Jika seseorang setelah sesi Past Life tiba-tiba mendapatkan satu skill baru, baik bahasa, seni ataupun keterampilan lain, perlu coba dicek dulu, Cryptomnesia kah yang terjadi ? Jangan terburu-buru menjudge bahwa ini adalah skill yang diperoleh kembali karena perjalanan ke ‘Past Life’ walaupun di ranah transpersonal, apapun bisa terjadi. Bagi yang percaya, tentu saja 🙂

 

Salam Bahagia,

Fiona Wang

Past Life Therapist

 

 

Author: Admin