Dream Therapy - Pengenalan Dream Therapy - Integra Institute

Dream Therapy – Pengenalan Dream Therapy

Posted by: Admin
Category: Past Life Therapy

Dream Therapy dapat dikatakan saudara sepupunya Past Life Therapy. Keduanya sama-sama menyampaikan pesan atau petunjuk dari Unconscious. Kalau di ‘Past Life’ Regresi seseorang sengaja masuk ke kondisi untuk mencari, di dalam mimpi, pesan secara otomatis dikirim dan dimunculkan. Tentu saja karena bahasa Alam Bawah Sadar adalah Simbol, gambar dan metafora visual, tentu arti dari mimpi yang diperoleh tidaklah seharfiah yang dilihat atau dialami. Di samping itu, untuk mengetahui makna dari mimpi seseorang, banyak hal yang harus dipahami, antara jenis-jenis mimpi, symbol & Archetypes, Brain Hemisphere, siklus tidur dan mimpi, hingga pengaruh makanan tertentu terhadap mimpi. Ketika mendengar Dream Therapy, bisa jadi seseorang berpikir bahwa yang terjadi adalah sang terapis mendengarkan cerita tentang mimpi kliennya kemudian menafsirkan arti cerita di mimpi tersebut bagi Kliennya. Sesungguhnya yang terjadi bukanlah demikian. Yang berlangsung selama Sesi Dream Therapy adalah, Terapis membimbing dan membantu Klien untuk memahami serangkaian symbol dan gambar dalam koridor persepsi si Klien, sehingga klien dapat menemukan makna dari pesan mimpi tersebut bagi dirinya sendiri. Anda tahu buku tafsir mimpi? Katanya buku tafsir mimpi dapat dipakai sebagai kamus mimpi untuk mengetahui arti mimpi seseorang. Sebenarnya arti dari mimpi tidak dapat berlaku universal sehingga yang tercatat di kamus mimpi hanyalah interpretasi popular di kultur tertentu. Contoh sederhananya begini, dua orang yang sama-sama bermimpi mengenai Pohon Kelapa bisa memiliki pesan yang berbeda dari Unconscious. Katakanlah si A adalah orang yang memandang pohon kelapa sebagai pohon yang bernilai guna tinggi, bermanfaat dari akar hingga ke ujung daun, sementara si B adalah orang yang memiliki pengalaman pahit pernah ketimpuk buah kelapa yang jatuh dari pohon sehingga trauma dengan pohon kelapa. Tentunya makna mimpi bagi keduanya ketika melihat pohon kelapa juga berbeda. Setiap manusia unik, demikian juga dengan persepsi setiap orang terhadap dunia di sekelilingnya dan nilai dari setiap gambar yang tersimpan di pikirannya. Sifat dari symbol mimpi setiap orang sangat personal sehingga hanya dengan menjelajah ke alam pikiran Klienlah, makna yang paling tepat dapat ditemukan. Setiap orang ketika tidur pasti bermimpi rata-rata 2 jam tiap malam, yang membedakan hanyalah apakah seseorang ingat dengan mimpinya atau tidak ketika sadar. Sering kali juga terjadi, Anda terbangun setelah mimpi, masih ingat dengan mimpinya namun ketika terbangun keesokan pagi, lupa sama sekali bukan. Nah, bagi yang ingin membuat jurnal mimpi, dapat menyiapkan alat tulis di samping tempat tidur. Ketika terbangun, catat dulu mimpi yang baru saja dialami. Untuk dapat mengingat mimpi setelah bangun membutuhkan latihan khusus dan Self Hypnosis adalah salah satu teknik yang efektif digunakan untuk dapat mengingat mimpi. Caranya sebelum tidur, niatkan, “saya dapat mengingat mimpi saya dengan baik”. Jangan putus asa jika belum dapat mengingatnya saat latihan-latihan awal karena kemampuan mengingat mimpi ini juga trainable. Sama halnya dengan self past-life regression, latihan diperlukan untuk mengakrabkan dengan Unconscious Anda. Silahkan bagi yang ingin mencoba. Mungkin Anda berpikir, lha, kalau bangun tidur tidak ingat mimpi ya sudah, untuk apa di program-program untuk diingat. Apa gunanya? Beberapa ahli percaya bahwa mimpi menyimpan potensi yang luar biasa untuk memberdayakan banyak hal dalam diri seseorang. Namun untuk aplikasi umum saya setuju bahwa Dream Therapy ini dapat difokuskan untuk membantu: – Orang yang sering mengalami mimpi yang sangat mengganggu aktivitas tidurnya termasuk mimpi buruk. – Orang yang berulang-ulang mengalami mimpi yang sama namun tidak mengetahui maknanya. Ah, bukankah orang bilang, mimpi hanyalah bunga tidur? Nothing serious about that. Mengapa harus dipikirkan, ditafsirkan, apalagi berurusan dengan Dream Therapy. Nah, untuk itu kita harus mengetahui tingkatan atau fase mimpi. Dalam 1 siklus tidur, kita pada umumnya akan mengalami 3 fase mimpi yang menembus lapisan yang berbeda-beda dari alam bawah sadar menuju tingkatan pikiran yang lebih dalam. Freud merumuskan tingkatan ini dalam 2 tingkat yaitu: Preconcius dan Unconscious Personal. Dan Jung menambahkan lapisan ketiga yang disebut Collective Unconscious. Setiap Fase mimpi memiliki fungsi yang berbeda: 1) Fase pertama disebut dengan Wishful Thinking Dream yang terjadi di awal tidur seseorang, Mimpi ini berhubungan dengan Preconscious bagian pikiran yang paling mudah dihubungkan dengan kehidupan ketika sadar. Mimpi ini cenderung berputar disekitar peristiwa harian, dan timbul akibat aktivitas kita seharian. Kadang isi mimpinya menggambarkan hal tidak masuk akal yang sembarangan. Mimpi ini merupakan cara pikiran melepaskan beban dan mimpi ini tidak punya arti tertentu. Mimpi inilah yang dapat disebut dengan Bunga Tidur. 2) Fase kedua adalah yang disebut dengan Precognitive Dream. Mimpi ini dialami ditengah-tengah siklus tidur. Katakanlah Anda tidur mengikuti jam normal, maka mimpi ini muncul di tengah malam menjelang menjelang subuh. Jangan heran jika Anda terbangun tengah malam dan tiba-tiba merasa mendapat inspirasi atau jawaban atas masalah-masalah yang Anda pikirkan sebelum tidur. Nah, jika Anda sudah mengetahui rahasia ini, Fase precognitive dream ini bisa digunakan untuk mendapat jawaban dari pikiran bawah sadar untuk pertanyaan dan permasalahan yang Anda hadapi. Caranya adalah sebelum tidur Anda mengajukan pertanyaan kepada pikiran bawah sadar Anda. Dan jawabannya akan muncul saat Anda tidur dalam bentuk mimpi di fase precognitive dream. Demikian juga bagi Anda yang melakukan self hypnosis sebelum tidur, fase ini merupakan fase yang sangat penting dalam proses premograman pikiran bawah sadar. Sugesti yang kita masukan sebelum tidur tersebut akan diproses di fase ini dan diintegrasikan ke dalam pikiran bawah sadar dan akan mempengaruhi perilaku. 3) Fase ketiga adalah Venting Out Dream yang biasanya dialami menjelang bangun. Mimpi ini berasal dari Unconscious Personal, dapat berisi ingatan yang dilupakan, keinginan dan ketakutan yang ditekan kealam bawah sadar, emosi dan harapan yang tidak diakui. Mimpi pada tingkatan ini dapat memberi kita pengertian yang tidak dapat kita peroleh dalam kehidupan sadar normal. Mimpi yang terjadi di fase ini berfungsi sebagai pelepasan atas berbagai tekanan mental yang kita alami. Simbolisasi dari mimpi ini bersifat unik dan personal bagi si pemimpi dan skenario mimpinya biasanya cukup berbeda dengan keadaan dalam hidup sadar. Mimpi semacam ini biasanya memiliki sifat yang menantang dan tidak mudah dilupakan. Mimpi pada fase inilah yang digunakan sebagai bahan analisis untuk melakukan Dream Therapy. Ada 2 tingkatan mimpi lagi yang lebih tinggi dari preconscious dan Personal Unconscious, yaitu: mimpi di tingkatan Bawah Sadar Kolektif. Collective Unconscious yang merupakan ‘gudang’ tema dan symbol serta archetypes/pola dasar, menjadi materi untuk kerinduan dan aspirasi umat manusia yang terdalam. Tingkatan ini melampaui tingkatan personal, dan berhubungan dengan isu mendalam seperti kehidupan atau kematian, cinta, transformasi dan spiritualitas. Mimpi dikategori ini tidak begitu umum, dan lebih mudah dialami oleh orang yang melatih peningkatan awareness, seperti meditasi. Tingkatan Berikutnya adalah Mimpi Kosmis yang konon terjadi pada kesempatan yang sangat jarang sekali, mungkin hanya sekali seumur hidup. Mimpi ini memiliki sifat alam semesta, terdiri dari warna-warni dan ukuran tanpa bentuk, suatu masa penuh cahaya terang dan gelap, bayangan yang berputar-putar tanpa substansi yang dapat ditentukan. Dalam mimpi kosmis, Unconscious kita mencoba memahami luasnya alam semesta dan tempat kita didalamnya. P.D. Ouspensky (1878-1947), seorang pengarang dan ahli mistik dari Moskow, mengatakan bahwa, “mimpi kosmis membuka misteri kehidupan bagi kita, menunjukan hukum yang mengatur kehidupan, dan menghubungkan kita dengan kekuatan yang lebih tinggi…” Mimpi ini mampu mengubah hidup kita. Salam Bahagia, Fiona Wang Dari berbagai sumber Materi pembelajaran Dream Therapy

Author: Admin