Menguasai Emosi Dengan State of Mind

Posted by: Admin
Category: Uncategorized

Kondisi emosional seseorang dipengaruhi oleh aktifitas pikiran dan tubuhnya. Kondisi keterkaitan antara pikiran, tubuh dan perasaan manusia di dalam NLP (Neuro-Linguistic Programming) disebut dengan STATE OF MIND. Salah satu presuposisi NLP juga menyebutkan bahwa “Mind and Body are one system”,

Kondisi pikiran dan emosi kita tentu saja akan mempengaruhi tindakan dan juga perilaku. Beberapa pengalaman yang pernah kita jumpai dan merupakan salah satu bentuk keterkaitan antara pikiran, perasaan dan tubuh yaitu : disaat banyaknya permasalahan yang menumpuk dan belum terselesaikan di kantor membuat pikiran menjadi sulit untuk fokus terhadap hal-hal yang lainnya, makan menjadi tidak enak dan menjadi mudah tersinggung.

Dalam kondisi seperti itu tentu saja kita berada dalam kondisi yang tidak berdaya bukan? Dan untuk kembali mendapatkan kondisi yang berdaya menjadi hal yang sulit bagi sebagian orang yang belum mempelajari NLP. Bagi para NLP’er strategi untuk memberdayakan diri dengan mudah dan cepat adalah dengan mengakses kembali sebuah state yang memberdayakan ataupun dengan merubaha kondisi state of mind dengan merubah salah satu dari pikiran, tubuh ataupun perasaannya.

Ada dua hal yang dapat mempengaruhi dan dapat merubah state of mind secara cepat, yaitu :

Physiology/Postur Tubuh

Dengan menyadari postur tubuh kita pada saat diri sedang berada dalam kondisi yang sangat berdaya dapat dijangkarkan agar dapat dimanfaatkan ketika diri sedang berada dalam kondisi yang tidak berdaya. Merubah kondisi tubuh adalah cara termudah dalam merubah state of mind. Olah raga adalah salah satu cara merubah state dengan cepat dan mudah.

Internal Representation

Internal Representation adalah persepsi yang berada di dalam pikiran seseorang mengenai ”dunia luar” yang kemudian dikodekan secara visual, auditory, kinesthetic, olfactory dan gustatory. Dengan merubah hal ini juga dapat merubah keadaan state of mind kita. Resourceful State adalah sebuah state yang berdaya yang tentu pernah kita alami. Dengan mengakses memory di dalam pikiran bawah sadar dan memunculkan kembali pengalaman yang mengandung Resorceful State dapat merubah kondisi yang tidak berdaya menjadi berdaya.

007/SH

Author: Admin